SBY dan Ibas dikaitkan dalam Kasus e-KTP, KPK: Belum Ada Data

Baca berita selengkapnya tentang dan dikaitkan dalam Kasus e-KTP, : Belum Ada Data disini.

KPK memastikan tidak ada data konkret mengenai dugaan keterkaitan nama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono keenam dan anaknya, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), dalam kasus e-KTP. KPK pasti akan melakukan pencarian jika ada kemajuan.

SBY dan Ibas dikaitkan dalam Kasus e-KTP, KPK: Belum Ada Data

SBY dan Ibas dikaitkan dalam Kasus e-KTP

“Terus terang tidak ada data yang konkret sekali mengenai itu. Sama sekali tidak ada. Jadi misalnya nanti di dalam perkembangan ada data, pasti kita telusuri. Tapi sampai hari ini belum ada data,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2018).

Agus juga menyebutkan bahwa tidak ada informasi baru yang telah diberikan oleh sebagai terdakwa yang telah mengusulkan justice collaborator. KPK juga belum memberi status justice collaborator kepada Novanto.

BACA JUGA:  Fuad Amin Ditangkap KPK, Masyarakat Bangkalan Bersyukur

“Kita lihat justice collaborator selalu kita lihat sesuai kaidah yang berlaku, apakah dia pelaku utama, apa yang dia ungkap. Kalau nggak ada yang diungkap yang baru ngapain. Belum memberi, biasanya kita berikan itu jelang vonis,” katanya.

Sebelumnya, Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono merasa difitnah oleh pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya. Menurut SBY, pernyataan Firman dengan sengaja mengarahkan tuduhan terhadap dirinya.

“Firman Wijaya memberikan pernyataan yang kita pelajari seperti diarahkan, menuduh saya sebagai orang besar, sebagai penguasa, yang melakukan intervensi sebagai pengadaan e-KTP,” kata SBY di kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Central. Jakarta, Selasa (6/2) lalu.

“Kali ini saya difitnah, baik langsung maupun tidak langsung, sebagai penguasa yang melakukan intervensi terhadap e-KTP. Seolah saya mengatur dan terlibat dalam proyek pengadaan e-KTP itu, belum selesai pergunjingan tentang itu, kemarin berlanjut yang kena adalah dikatakan menerima sejumlah dana yang berkaitan dengan e-KTP,”kata SBY.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Jangan Jadi Pemberi Harapan Palsu

SBY juga telah melaporkan Firman kepada polisi karena dicurigai melakukan penghinaan. Tapi Firman tidak merasa memfitnah terhadap siapapun dan mengaku hanya tampil secara profesional.

Sumber: Detik.com

Follow Kami: