Polisi Menangkap Penyebar Video Porno Anak Bocah laki laki dan Perempuan Dewasa Bandung

Baca berita selengkapnya tentang Polisi Menangkap Anak laki laki dan Perempuan Dewasa disini.

Polisi tangkap penyebar video porno anak laki-laki dengan wanita dewasa Bandung di media sosial (social media). Pelaku tak berkutik ketika ditangkap di kediamannya di Sulawesi Selatan (sulsel).Polisi Menangkap Penyebar Video Porno Anak Bocah laki laki dan Perempuan Dewasa Bandung

Polisi Menangkap Penyebar Video Porno Bocah dan Perempuan

Pelaku yang juga seorang mahasiswa bernama Ikhlas Tatisina (26) itu ditangkap personil Dit Reskrimum Polda Jabar dibantu personel Dit Reskrimsus Polda Sulsel dan Dit Tipidsiber Bareskrim Mabes Polri. Ia ditangkap di kediamannya di Jalan Todopuli, Panakukang, Sulawesi selatan, pada kamis (8/2) pukul 17.00 WIB.

“Pelaku merupakan pengunggah dan penyebar video porno bocah dan lelaki Bandung,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana mengatakan kepada Detik melalui pesan teks pada jumat (9/2/2018).

BACA JUGA:  Batu Akik "Sigori Lafau" Nias Dibanderol Rp 15 Miliar

Umar mengatakan bahwa penangkapan ini berdasarkan hasil pengembangan penyidik terhadap penangkapan sutradara M Faisal Akbar dan anggota pemeran video lainnya. Dari proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi terkait dengan pengunggah video .

“Dari hasil pendalaman, akhirnya pelaku dapat kita tangkap,” katanya.

Dari pengakuannya, Tulus dapatkan video porno anak-dewasa perempuan dari komunitas Facebook yang kebanyakan warga negara asing. Setelah video yang diperoleh, ia kemudian re-upload video di rumahnya.

“Pelaku memposting video porno ‘kakak adik’ bertemakan child pornography ke sejumlah akun media sosial sehingga menjadi dan ditonton khalayak ramai di media sosial,” katanya.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit laptop, dua ponsel, dua ekstrnal hard drive, kartu ATM dan kartu memori.

BACA JUGA:  Cerita Para Pecinta Batu Akik Yang indah

“Hasil pemeriksaan tersangka dan analisa laptop, upload dilakukan di wilayah hukum Polda Sulsel, sehingga untuk penanganan selanjutnya diserahkan kepada Dit Krimsus Polda Sulsel,”v kata kapolda Jawa barat Inspektur jenderal Agung Budi Maryoto ketika ditanyai melalui pesan teks.

Sumber: Detik.com

Follow Kami: