Polda Jabar Membongkar Penipuan Umrah PT SBL Menggelapkan Uang Jemaah Rp 300 M

Baca berita selengkapnya tentang Polda Membongkar PT SBL Menggelapkan Uang Jemaah Rp 300 M disini.

Polisi berhasil mengungkap dan menangkap dua tersangka dalam kasus penipuan, pencucian uang penyelenggaraan haji yang telah merugikan jemaah haji dan umrah mencapai milyaran rupiah.

Polda Jabar Membongkar Polda Jabar Membongkar Penipuan Umrah PT SBL Menggelapkan Uang Jemaah Rp 300 M

Adapun dua tersangka dikenal pemilik yang juga Dewan Direksi perusahaan penyelenggara Haji dan Umroh Plus PT Solusi Balad Lumampah (SBL), yaitu AJW dan seorang pegawai perusahaan, ER.

Tidak ada tanggung- tanggung kedua orang ini telah menipu ribuan calon jemaah umrah dan Haji yang mendaftar di perusahaan. Pada kenyataannya, uang pendaftaran calon jemaah senilai milyaran rupiaj ini digunakan pelaku untuk kepentingan pribadi.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto menjelaskan, kasus ini terungkap setelah menerima banyak keluhan dari calon Haji dan umrah yang telah membayar pendaftaran tetapi tidak pernah berangkat. Polisi kemudian melakukan pendalaman dan ternyata korbannya cukup banyak.

“Kami kemudian melakukan koordinasi dan penyelidikan dengan Kemenag (Kementerian Agama RI), perusahaan inisial SBL ini hanya memiliki izin umrah tapi tidak memiliki izin memberangkatkan haji,” ujarnya di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (30/1/2018).

BACA JUGA:  Komando Pasifik Amerika Serikat: Kami Siap Melawan China Jika Diperlukan

Menurutnya, PT SBL telah menerima pendaftaran calon jemaah Umroh sebanyak 30,237 orang dan ditambah jemaah haji sebanyak 117 orang.

“Dalam promosinya (perusahaan) menjanjikan berangkatkan haji, hasil pendataan ternyata cukup banyak yang akan berangkat,” katanya.

Menurut Agung, setiap calon jemaah umrah telah mengirim uang ke rekening dengan jumlah bervariasi ke PT SBL sesuai paket yang diinginkan, berkisar antara Rp 18 juta sampai dengan Rp 23 juta. Total calon jemaah haji yang mendaftar sebbanyak 30,237 Pt SBL bisa mengumpulkan Rp 900 miliar.

“Nominalnya 1 orang Rp 18 juta sampai Rp 23 juta, total sekitar 900 miliar rupiah,” jelasnya.

Total calon Jemaat umrah yang mendaftar baru saja 17,383 yang sudah diberangkatkan. Sisanya sebagai sebanyak 12,645 orang calon jamaah umrah belum berangkat.

Total jemaat yang tidak berangkat itu, PT SBL telah menerima uang sekitar Rp 300 miliar.

BACA JUGA:  Pihak Istana: Tidak Ada Arahan Apapun dari Presiden untuk Mencegah Anies Baswedan

“Uang tersebut telah dipergunakan oleh para tersangka untuk kepentingan pribadi,” katanya.

Tidak hanya itu, PT SBL juga menerima haji plus sebanyak 117 orang, tapi PT SBL tanpa izin Penyelenggara Haji plus. Setiap calon jemaah haji ditambah biaya sebesar Rp 110 juta per orang, sehingga total dana yang dikumpulkan dari calon jemaah haji Rp 12.8 miliar. Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk akhirnya menangkap kedua tersangka.

Sumber: Kompas.com

Follow Kami: