Penyebab Sering Kentut dan Cara Mengatasinya

loading...

Baca disini uraian selengkapnya tentang Penyebab Sering Kentut dan Cara Mengatasinya untuk kamu.

Pernapasan berlebihan bisa menyebabkan ketidaknyamanan. Sering terjadi akibat makan makanan tertentu, tapi bisa menjadi pertanda kondisi yang lebih serius.

Dalam kebanyakan kasus, perubahan pola makan dan gaya hidup dapat membantu mengendalikan gas yang berlebihan.penyebab sering kentut

Buat sobat yang sedang mencari informasi tentang Penyebab Sering Kentut Terus Menerus. Kabar baiknya, postingan ini akan memberi info yang sobat butuhkan. Artikel ini memberikan informasi tentang Cara Mengatasi Sering Kentut.

Penyebab Kentut Terus Menerus

Kemudian apa Cara Mengatasi Sering Kentut? Kami akan membaginya untuk kamu di rumah. Pastikan kamu lihat info tentang Penyebab Sering Kentut Terus Menerus berikut dengan cermat yang dilansir dari laman Medicalnewstoday (24/4/2017). Karena ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. Mari kita lihat dibawah ini selengkapnya.

Apa itu perut kembung?

Saat kita makan, minum atau menelan air liur, kita juga menelan sejumlah kecil udara. Air yang tertelan ini terakumulasi di usus.

Gas dalam sistem pencernaan kita terutama terdiri dari nitrogen dan oksigen. Saat kita mencerna makanan, gas, terutama dalam bentuk hidrogen, metana, dan karbon dioksida, dilepaskan.

Saat gas menumpuk, tubuh mungkin perlu menghilangkannya, baik melalui mulut, dengan bersendawa, atau dengan melewatkan angin melalui bagian anal.

Perut kembung sering terjadi tanpa orang menyadarinya. Tidak ada bau, dan jumlahnya kecil. Bila ada bau, biasanya ada sejumlah kecil gas belerang. Jika makanan belum dicerna dengan benar, ia mulai membusuk, atau membusuk, melepaskan belerang.

Tanda dan gejala sering kentut

Perut kembung biasanya bukan masalah serius, dan perubahan diet atau obat bebas (OTC) dapat mengatasinya. Perut kembung biasanya tidak memerlukan perhatian medis. Namun, mungkin ide bagus untuk meminta saran:

  • jumlah akumulasi gas berlebih
  • sering perut kembung
  • Gejala mulai menjadi lebih parah
  • sering kentut dilepaskan tanpa disengaja
  • ada bau busuk secara konsisten
  • Gejala tambahan menunjukkan kemungkinan kondisi pencernaan yang mendasarinya
    nyeri tajam, menusuk, atau kram, terjadi di perut, dan rasa sakit berubah tempat
  • Ada perasaan kembung atau sensasi terselubung di perut
  • Jika tanda dan gejala secara teratur terjadi setelah makan makanan tertentu, memotong barang-barang tersebut dapat membantu menguranginya.

Penyebab Sering Kentut

Kunjungilah dokter jika perut kembung disertai nyeri perut. Perut kembung bisa menjadi hasil proses tubuh normal, atau mungkin berasal dari kondisi yang mempengaruhi sistem pencernaan.

Sumber eksogen adalah sumber yang berasal dari luar. Kita menelan air saat kita makan, minum, atau air liur walet, apalagi bila kelebihan air liur dihasilkan, karena mual atau acid reflux.

Sumber endogen ada di dalam usus. Gas mungkin timbul sebagai produk sampingan dari pencernaan makanan tertentu, atau bila makanan tidak sepenuhnya dicerna.

Jika ada makanan yang tidak dicerna sepenuhnya oleh perut atau usus kecil, perut kembung bisa terjadi saat mencapai usus besar.

Makanan yang menyebabkan perut kembung umumnya tinggi pada polisakarida tertentu, terutama oligosakarida, seperti inulin. Inulin termasuk dalam golongan serat makanan yang dikenal sebagai fructans.

BACA JUGA:  Daftar Makanan Junk Food Berbahaya dan Tidak Sehat

Contoh makanan yang bisa memperburuk perut kembung antara lain:

  • sayuran seperti brokoli, daun bawang, kembang kol, kol, bawang putih, bawang merah, kacang-kacangan, kubis Brussel, dan lobak
  • sereal, seperti gandum atau gandum
  • kacang-kacangan, termasuk kacang dan lentil
  • produk susu
  • ragi dalam produk yang dipanggang, seperti roti
  • kacang mete

Mengapa beberapa makanan menyebabkan lebih banyak gas?

Berikut adalah beberapa alasan menyebabkan gas

Kacang: Karbohidrat kompleks dalam kacang sulit bagi manusia untuk dicerna. Mereka dicerna oleh mikroorganisme dalam usus yang dikenal sebagai flora usus, yang menghasilkan metana. Bila karbohidrat kompleks mencapai usus bawah, bakteri memakannya dan menghasilkan gas.

Intoleransi laktosa: Bila orang mengkonsumsi makanan yang mengandung laktosa, seperti susu, dan kekurangan enzim untuk memecahnya, bakteri memakan laktosa. Pada beberapa orang, ini menghasilkan gas dalam jumlah besar.

Penyakit seliaka: Intoleransi terhadap protein gluten berarti orang mengkonsumsi jelai, gandum, dan gandum hitam.

Pemanis buatan: Sorbitol dan manitol ditemukan pada permen, permen karet, dan makanan manis bebas gula. Beberapa orang mengalami diare, gas atau keduanya saat mengkonsumsi zat ini.

loading...

Suplemen serat: Menambahkan ini terlalu cepat ke makanan dapat menyebabkan perut kembung, terutama jika mengandung psyllium.

Minuman berkarbonasi: Minuman bersoda dan bir dapat menyebabkan penumpukan gas di saluran pencernaan.

Kondisi kesehatan yang mendasarinya: penyakit Crohn, kolitis ulserativa, atau divertikulitis. Beberapa jenis kanker bisa menyebabkan penyumbatan pada usus. Siapa pun yang mengalami peningkatan perut kembung atau memburuk harus menemui dokter.

Masalah kandung empedu: Batu empedu dan kolesistitis dapat menyebabkan gas tambahan Penyebab Sering Kentut.

Konstipasi: Kotoran bisa membuat lebih sulit mengeluarkan gas berlebih, sehingga terjadi akumulasi dan ketidaknyamanan lebih lanjut.

Gastroenteritis dan infeksi usus lainnya: Infeksi virus, bakteri, atau parasit pada sistem pencernaan, atau keracunan makanan, dapat menyebabkan penumpukan gas. Contohnya meliputi infeksi Escherichia coli (E. coli), amebiasis, dan giardiasis.

Antibiotik: Ini dapat mengganggu flora usus normal, atau flora bakteri, di usus, menyebabkan perut kembung.

Obat pencahar: Penggunaan obat pencahar secara teratur dan berlebihan dapat meningkatkan risiko pengembangan perut kembung.

Penyebab lainnya meliputi kehamilan, hernia, pankreatitis, penyakit Hirschsprung, sindrom pramenstruasi, endometriosis, dan lain-lain.

Jika ada tanda-tanda keracunan atau penyumbatan, atau bila ada darah di dalam tinja, diperlukan penanganan medis yang mendesak.

Diagnosa

Perut kembung tidak memerlukan diagnosis, tapi jika seseorang memperhatikan gejala, dokter dapat membantu menemukan penyebabnya.

Dokter akan menanyakan pasien tentang riwayat kesehatan dan kebiasaan makan mereka dan melakukan pemeriksaan fisik.

Mereka akan memeriksa untuk menentukan apakah ada distensi di perut dan mendengarkan suara cekung dengan mengetuk perut. Suara berongga biasanya berarti ada gas.

Dokter mungkin bertanya tentang buang air besar, apakah ada tegang saat melewati tinja, atau apakah ada sakit perut setelah makan.

BACA JUGA:  9 Cara Membuat Gigi Lebih Putih dan Bersih Secara Alami

Hal ini dapat membantu memutuskan apakah pasien mungkin mengalami sindrom iritasi usus besar (IBS).

Jika ada bukti tanda dan gejala tambahan, dokter mungkin merujuk pasien ke spesialis endoskopi. Ini adalah pemeriksaan internal yang melibatkan tabung panjang dan tipis dengan kamera dan lampu di ujungnya.

Pengobatan

Dalam kebanyakan kasus, perubahan gaya hidup dan diet adalah semua yang dibutuhkan.

Diet dan pencernaan

Menyadari makanan yang menyebabkan perut kembung berlebihan bisa membantu mengurangi masalah.
Perut kembung bisa dihindari dengan tidak mengonsumsi makanan yang cenderung menyebabkan perut kembung, seperti yang mengandung kadar karbohidrat tinggi yang tidak bisa diserap.

Mintalah dokter atau ahli diet berkualitas untuk meminta saran. Adalah penting bahwa makanan Anda mengandung kebutuhan nutrisi harian Anda dalam kalori, vitamin, mineral, dll.

Makanan yang mengandung karbohidrat yang lebih mudah dicerna antara lain:

  • pisang
  • Buah sitrus
  • anggur
  • selada
  • Nasi
  • yoghurt, tapi orang yang intoleran laktosa harus memeriksakan diri dengan ahli gizi

Tips lainnya

Cara lain untuk mengurangi perut kembung dan sering kentut meliputi:

Mengonsumsi makanan kecil: Gejala sering membaik jika orang tersebut makan empat sampai enam makanan kecil setiap hari, bukan tiga yang besar. Teh peppermint bisa membantu.

Makan perlahan: Pencernaan dimulai di mulut Anda, jadi makanan harus dikunyah secara menyeluruh sebelum tertelan.

Menghindari permen karet dan minuman berkarbonasi: Mengunyah permen karet membuat orang menelan lebih banyak udara. Hal ini bisa meningkatkan perut kembung.

Tidak merokok: Merokok menyebabkan orang menelan lebih banyak udara, dan juga bisa mengiritasi sistem pencernaan.

Memilih produk susu rendah laktosa: Menghilangkan makanan tinggi laktosa dapat memperbaiki gejala.

Memilih kacang yang difermentasi sebelum memasak: Serat ini kurang larut dan kandungan gizi lebih tinggi dan bisa menurunkan perut kembung.

Melakukan olahraga: Aktivitas meningkatkan fungsi sistem pencernaan, dan ini dapat membantu mengurangi gas, dan kembung.

Pengobatan Medis untuk perut kembung

Tablet arang tersedia di apotek. Arang menyerap gas di perut Anda, dan mengurangi gejala perut kembung.

Siapapun yang ada pada obat yang ada pertama-tama harus memeriksa dengan dokter mereka, karena arang juga dapat menyerap beberapa bahan aktif. Tidak semua profesional kesehatan merekomendasikan penggunaan arang, karena manfaatnya tidak jelas.

 

Itulah Penyebab Sering Kentut Terus Menerus. Sekarang kamu sudah tahu Cara Mengatasi Sering Kentut yang dapat menjadi referensi, disini kamu bisa mendapatkan berbagai informasi menarik untuk dibaca. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga dapat membantu dan berguna untuk sobat sekalian…

loading...