Komentar Hotman Paris tentang SBY Laporkan Pengacara Setya Novanto

Baca berita selengkapnya tentang Komentar tentang Laporkan Pengacara Setya Novanto disini.

Langkah Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY yang melaporkan pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya, mendapat komentar dari pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea. Dia menilai laporan SBY ke Polri tidak perlu dilakukan.Komentar Hotman Paris tentang SBY Laporkan Pengacara Setya Novanto

SBY Laporkan Pengacara Setya Novanto

Dalam video tersebut didapat Liputan6.com, Jumat (20/9/2018), Hotman yang sedang memegang segelas kopi yang menjelaskan tentang dasar pidana tersebut. Menurutnya, dasar pelaporan SBY memang dipertanyakan.

“Bapak SBY melaporkan polisi, pengacara Setya Novanto. Pertanyaanya adalah apakah argumentasi dalam persidangan bisa dijadikan dasar objek pidana,” katanya di video tersebut.

Untuk mengilustrasikan kasus tersebut, Hotman mengungkapkan kasus tersebut di persidangan. Yang merupakan hasil argumen dalam persidangan tidak bisa menjadi dasar pelaporan.

“Contoh kalau jaksa misalnya menuntut si A membunuh, ternyata si A-nya bebas oleh pengadilan, maka apakah si A bisa memenjarakan jaksa atau melaporkan ke polisi. Tentu jawabannya tidak,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kesulitan Penilaian Kurikulum 2013 Bikin Kepala Pusing

Untuk itu, lanjutnya, SBY diminta tidak terlalu khawatir dalam menanggapi permasalahan tersebut. “Jadi Pak SBY tidak perlu terlalu khawatir. Kecuali sumpah palsu baru boleh dipidana,” katanya.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara resmi melaporkan Firman Wijaya kepada Polisi Bareskrim. SBY melaporkan kuasa hukum Setya Novanto atau Setnov bersama istrinya, Ani Yudhoyono.

“Saya sebagai warga negara yang menaati hukum, tetapi juga ingin mencari keadilan, secara resmi melaporkan Saudara Firman Wijaya,” kata SBY setelah melapor di Bareskrim Polisi, Selasa (6/6/2018).

Menurut SBY, Firman telah mencemarkan nama baiknya dengan mencoba menyelidiki dugaan keterlibatannya dalam kasus .

“Saudara Firman saya nilai telah melakukan fitnah dan mencemarkan nama baik saya berkaitan dengan permasalahan e-KTP. Selebihnya saya serahkan kepada Tuhan Mahakuasa, Allah SWT,” kata Presiden keenam RI.

BACA JUGA:  Nama Ibas dalam Buku Hitam, Setya Novanto: Kamu Kali yang Ngomong

Sebelumnya, Firman Wijaya telah menginvestigasi tanggung jawab pemerintah untuk pengadaan proyek e-KTP yang akan dijalankan pada tahun 2011. Firman telah menanyai saksi Mirwan Amir yang merupakan mantan politisi Demokrat.

Sumber: liputan6.com

Follow Kami: