Kenaikan Gaji Membuat Khawatir PNS DKI Jakarta

selangit diberikan pemerintah DKI , membuat pegawai negeri sipil () DKI khawatir. Karena konsekuensi yang diberikan kepada pegawai DKI adalah pemotongan gaji. Padahal, selama ini hanya akrab dengan absen dan penilaian dari atasan.

pns dki jakarta
pns dki jakarta (vivanews)

Kenaikan Gaji Membuat Khawatir PNS DKI

Salah satu staf Pengamanan Dalam (Pamdal) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang tidak ingin disebutkan namanya merasa keberatan dengan konsekuensinya. Menurutnya, terlalu berat jika terlambat beberapa menit gajinya harus dipotong.

“Saya cuma bisa ngomong istigfar. Karena kan kalau kita pulang sampai malam bilangnya pengabdian,”katanya.

BACA JUGA:  Fadli Zon Komentari Sri Mulyani: Kok bisa jadi Menteri Keuangan terbaik ketika target tak ada yg tercapai?

Terlebih besaran potongannya, yaitu alpa 5 persen, 3 persen, izin sakit 2,5 persen dan datang terlambat atau cepat pulang perhitungan pemotongannya sekitar 3 persen. “Masa sakit saja dipotong juga. Kan aneh, jadi mending enggak usah naik gaji deh,” katanya.

Ini berbeda dari Kepala Biro Umum Pemprov DKI Agustino Darmawan. Ia mengaku setuju dengan pemotongan gaji kalau PNS DKI telat. Menurut dia, dengan adanya konsekuensi itu, PNS DKI tidak akan membandel dan telat masuk kerja.

“Harus tegas kalau semua mau tertib. Saya setuju dan mendukung langkah itu,” katanya. (tribunnews)

BACA JUGA:  Jokowi Jadi Imam Shalat di Afghanistan, Fadli Zon Menganggapnya Pencitraan
Follow Kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *