Jusuf Kalla Tidak Mungkin Menemani Jokowi Lagi dalam Pemilihan Presiden 2019

Baca berita selengkapnya tentang Tidak Mungkin Menemani Jokowi Lagi dalam Pemilihan 2019 disini.

Wartawan senior John McBeth menulis dalam artikelnya di situs Asia Times minggu lalu bahwa Joko Widodo dan Jusuf Kalla berkesempatan untuk kembali bersama maju dalam pemilihan presiden 2019.

Jusuf Kalla Tidak Mungkin Menemani Jokowi di 2019

Jusuf Kalla Tidak Mungkin Menemani Jokowi di Pilpres 2019

Pasalnya, Jokowi kesulitan memilih wakil presiden yang bisa membantu mengamankan pemilih tradisional Muslim. Kalla dianggap sebagai sosok yang tepat karena dekat dengan umat Islam.

Pakar hukum negara hukum dari Universitas Udayana, Bali, Jimmy Z Usfunan, mengatakan bahwa kesempatan Kalla untuk kembali duet yang mendampingi Jokowi telah kandas.

“JK dengan Susilo Bambang Yudhoyono full 5 tahun, dengan Jokowi 5 tahun. Berarti tak dimungkinkan lagi ketika maju cawapres periode depan,” kata Jimmy dihubungi kompas, Selasa (13/2/2018).

Selain itu, kata Jimmy, Pasal 7 UUD 1945 dengan jelas menyatakan bahwa “Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan”.

BACA JUGA:  Kabareskrim Tak Ingin Anaknya Dikaitkan Masalah KPK-Polri

“Jadi, itu tidak berarti dua kali lipat jabatan dua kali berturut-turut, itu salah, jadi berapakah atau tidak berurutan dalam UU tidak bisa, bukan tidak mungkin dia adalah wakil presiden satu paket dengan Jokowi lagi,” kata Jimmy.

Menurut Jimmy, kasus berbeda jika Kalla maju sebagai calon presiden, maka masih dimungkinkan oleh undang-undang.

(Baca juga: Jusuf Kalla Tidak Akan Menemani Jokowi dalam Pemilu Presiden 2019)

“Jadi, tak berarti dua kali masa jabatan itu dua kali berturut-turut, itu keliru. Jadi, mau berturut-turut atau tidak di dalam UU sudah tak bisa. Sudah enggak mungkin dia jadi wapres satu paket dengan Jokowi lagi,” katanya.

Tidak berbeda, ahli hukum tata negara, Refly Harun, membenarkan bahwa Kalla tidak mungkin lagi menjadi wakil Jokowi dalam pemilihan presiden 2019.

“Kalau JK jadi wakil enggak bisa, sudah mentok, mau berturut-turut atau tidak berturut-turut, kalau sudah dua (masa jabatan) sudah tidak bisa lagi. Jelas konstitusi mengatakan dua periode,” kata Refli.

BACA JUGA:  Survei Poltracking: Jokowi Jadi Pemenang, Siapapun Lawannya

Kecuali, kata Refli, jika Kalla tidak menyelesaikan dua periode masa jabatannya sebagai wakil presiden atau dirinya maju sebagai calon presiden.

“Kecuali satu periode tak penuh. Seperti Bu Soekarnoputri kita masih berdebat. Apakah sudah menjalankan satu periode atau belum, tetapi kalau Pak JK sudah dan itu tak ada perdebatan. Yang dimungkinkan jadi capres,” dia berkata.

Sumber: Kompas.com

Follow Kami: