Gaji PNS dipotong Zakat, Upaya Pemerintah Mengurangi Biaya Anggaran Negara?

Baca berita selengkapnya tentang dipotong , Upaya Pemerintah Mengurangi Biaya Anggaran Negara? disini.

Pemerintah melalui Kementerian Agama berencana mengurangi gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 2,5% untuk zakat. Nantinya dana zakat akan digunakan untuk kepentingan umat dan masyarakat di seluruh Indonesia.

Gaji PNS dipotong untuk ZakatGaji PNS dipotong Zakat, Upaya Pemerintah Mengurangi Biaya Anggaran Negara?

Abra Talattov, pengamat ekonomi Ekonomi Institute for Development Economics and Finance (Indef), mengatakan pemotongan gaji untuk zakat adalah upaya pemerintah untuk mengurangi beban APBN. Terutama pada anggaran yang terkait erat dengan Bantuan Sosial (Bansos) dan subsidi lainnya.

“Bisa jadi ketika pemerintah dukungan untuk zakat, anggaran untuk sosial Bansos akan dikurangi dan akan dialihkan,” katanya saat dihubungi Okezone.

Hal ini tentu saja sangat disayangkan karena bantuan sosial dan subsidi lainnya merupakan tanggung jawab pemerintah, bukan pemberi zakat. Selain itu, jumlah alokasi APBN yang dialokasikan untuk bantuan sosial dan subsidi cukup besar.

BACA JUGA:  Fakta Rumah DP 0 Rupiah, Harga tidak sampai Rp 200 juta

Menurut Abra, kemungkinan pengurangan dana dari subsidi ini akan dialihkan ke pihak lain. Seperti sektor infrastruktur yang saat ini membutuhkan dana yang cukup besar.

“Kalau menurut saya enggak akan pemerintah menggunakan zakat untuk infrastruktur karena anggaranya akan diserahkan ke Baznas. Tapi kemungkinan arahnya akan ada pengurangan anggaran pada bansos,” jelasnya.

Abra lebih lanjut mengatakan bahwa pemerintah harus lebih berhati-hati dalam menerapkan kebijakan tersebut. Akan lebih baik bagi pemerintah untuk menunda wacana tersebut karena menurut dia, wacana pemotongan gaji PNS untuk zakat dapat mempengaruhi perekonomian Indonesia terutama dalam penurunan daya beli masyarakat.

BACA JUGA:  Batu Akik Berlafazh "Allah" Bikin Heboh Warga Bangka

“Pemerintah lebih baik membatalkan wacana tersebut karena yang memiliki pengetahuan apakah mampu membayar zakat adalah oranyanya sendiri bukan pemerintah. Jadi lebih baik yang menghimpun zakat itu masing-masing individu bukan pemerintah,” jelasnya.

Sumber: okezone.com

Follow Kami: