Banyak Kepala Daerah Terjaring OTT, Kemendagri: KPK Menyebar Ribuan Orang Penyidik

Baca berita selengkapnya tentang Banyak Kepala Daerah Terjaring , Kemendagri: Menyebar Ribuan Orang Penyidik disini.

Menjelang Pilkada Serentak 2014, Komisi Pemberantasan (KPK) secara massal melakukan operasi tangkapan tangan (OTT) di beberapa daerah. Bahkan sejak awal 2018, empat kepala daerah telah ditangkap oleh tim lembaga antirasuah yang dipimpin oleh Agus Rahardjo cs. terbaru Bupati inisial IA telah ditangkap.Banyak Kepala Daerah Terjaring OTT

Kemendagri: KPK Menyebar Ribuan Orang Penyidik

Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Soni Sumarsono mengungkapkan, banyak kepala daerah terjaring OTT karena KPK telah menyebarkan seribu penyidik ​​ke sejumlah daerah.

“Hari ini KPK menyebar seribu orang, memang direkrut dari berbagai profesi, kalau dari karyawan KPK nggak segitu banyak,” kata Soni saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (14/2).

BACA JUGA:  KPK Tunggu Setya Novanto Mengungkap Peran Puan dan Anas di E-KTP

Inilah Kasus yang membuat Bupati Subang Ditangkap KPK
Menurut Soni, KPK telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan pemantauan terhadap sejumlah daerah yang rawan korupsi.

“Salah satu yang rawan, yakni -menyuap karena biayanya (Pilkada) sangat mahal,” kata Soni.

Bupati Subang, Jawa Barat IA terjaring OTT KPK pada hari Rabu sekitar pukul 02.00 WIB pagi. Bahkan IA adalah petahana Bupati Subang yang dipasangkan dengan calon wakilnya Kolonel TNI (Purn.) Sutarno.

Karena itu, kata Soni, biaya politik yang sangat tinggi menjelang 2018 membuat sejumlah kepala daerah menggalang dana untuk proses pencalonan.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Jangan Jadi Pemberi Harapan Palsu

“Jadi biaya politik yang sangat tinggi menjadi sebuah momentum terjadinya kasus-kasus yang rawan menjadi kenyataan. Ini sudah kita ingatkan dari Kemendagri jangan sentuh APBD untuk biaya Pilkada,” katanya.

Sumber: Jawapos.com

Follow Kami: