Warga Surabaya Biarkan Satu Keluarga Dibantai di Pinggir Jalan

Warga Jalan Jemursari, Gang Lebar, Surabaya, tiba-tiba gempar dengan pembantaian satu keluarga. Terdiri dari timbul (50), Didik Harianto (20), dan Novan (16). Saat perjalanan ke RSI, Wonocolo Jemursari, meninggal.

Warga Surabaya Biarkan Satu Keluarga Dibantai

ilustrasi pembunuhan sadis
ilustrasi pembunuhan sadis

Sementara Didik dan Novan, saat ini mengalami kritis di rumah sakit Provinsi Dr. Sutomo. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tindakan pembantaian yang dilakukan di 19,30 WIB.

Pada waktu itu, korban didatangi oleh empat orang yang tidak diketahui. Tanpa masalah yang jelas, tiba-tiba orang tersebut mengeroyok dan membacok Didik Harianto. Didik tak sadarkan diri karena luka di leher, dan patah tangan kiri.

Melihat Didik dibacok Timbul tidak jauh dari lokasi mencoba untuk membantu anaknya. Timbul datang sambil membawa kayu. Tidak takut, empat pelaku mengeroyok timbul sampai mati.

Baca Juga:  Bagaimana Pesawat Air Asia QZ8501 ditemukan?

Timbul mengalami luka bacok di kepala, tangan, perut dan bagian kanan. Demikian juga dengan Novan anak Timbul yang lain. Ketika tentang untuk membantu ayah dan kakak, ia, juga, menjadi korban dari pembacokan salah seorang pelakunya.

Sebagai hasil dari sabetan benda tajam Novan terluka di kepala dan tangan kanan. Ironisnya, aksi pembacokan yang dilakukan di pinggir jalan, ketika kondisi jalan masih ramai, dan itu menjadi tontonan warga.

“Warga tidak ada yang berani mendekat. Tentu mencari selamat,” kata Danun, warga kepada wartawan di tempat kejadian, Rabu (25/2/2015).

Setelah membantai orang-orang, ketiga dari empat pelaku langsung lolos mengendarai sepeda motor ke arah barat. Sementara korban langsung dibawa ke rumah sakit. Polisi yang tiba di tempat kejadian segera melakukan Olah TKP.

Baca Juga:  Pesawat Sukhoi Bermanuver, Alarm Mobil-mobil Bandara Ngurah Rai Berbunyi

“Pelaku menggunakan dua sepeda motor. Dan lari ke arah barat. Mereka berboncengan. Tim masih melakukan pengejaran kepada pelaku, dan memeriksa sejumlah saksi,” kata salah seorang polisi yang melakukan dengan reka adegan.(sindonews)

Please follow and like us:

Menyukai situs ini? Silakan share :)