Korban Gempa Bumi Nepal Tembus 7.000 Jiwa

Kepolisian Nepal mengevakuasi 50 jasad para pendaki daerah terkena longsoran disebabkan oleh gempa bumi yang melanda Nepal. Sementara itu, jumlah korban dilaporkan telah melampaui 7.000 orang.

Korban Gempa Bumi Nepal Tembus 7.000 Jiwa, Jasad Pendaki Dievakuasi

polisi nepal bantu korban gempa bumi
polisi nepal bantu korban gempa bumi

Wakil Pengawas Polisi Distrik Rasuwa, Pavin Pokharel menyatakan 50 jasad ditemukan pada Sabtu, 2 Mei 2015, itu masih belum dikenali, dan masih ada diperkirakan 200 pendaki dan penduduk desa yang masih belum ditemukan.

“Kami tidak bisa menjangkau wilayah tersebut lebih cepat karena terkendala hujan dan cuaca berawan,” kata seorang birokrat senior Rasuwa, Uddhav Bhattarai, seperti dikutip di Reuters, Minggu (3/5/2015).

Sumber dari pemerintah Nepal mengatakan korban tewas akibat gempa bumi telah meningkat, dan menembus angka 7.000 orang. Sementara jumlah terluka diperkirakan lebih dari 14.000 orang. Sebelumnya, Perdana Menteri Nepal (PM) Sushil Koilara, mengatakan jumlah korban tewas bisa mencapai 10.000 orang.

Baca Juga:  Jero Wacik Jadi Tahanan KPK

Bantuan dari berbagai pihak terus berduyun-duyun ke Nepal. Namun, Perserikatan Bangsa-bangsa mengeluh dilakukan pemeriksaan Bea Cukai di Bandara Kathmandu membuat bantuan terhambat. Perwakilan PBB di Nepal menuntut pemerintah Nepal untuk mengurangi aliran bantuan penumpukan tidak terjadi. Halangan lain yang menghalangi distribusi bantuan adalah, tidak adanya kendaraan dan driver untuk mendistribusikan bantuan, terutama untuk daerah-daerah terpencil.

Kekhawatiran tentang kedatangan musim hujan juga muncul, sementara banyak penduduk dan korban gempa-bumi yang masih tinggal di tenda-tenda darurat di lapangan terbuka. Kelangkaan air, jasad tubuh yang masih terkubur di bawah puing-puing, tidak adanya tempat tinggal, serta rumah sakit yang tidak dapat menampung korban menimbulkan kekhawatiran akan munculnya berbagai wabah penyakit.

Please follow and like us:

Menyukai situs ini? Silakan share :)