Kesaksian Penyelam SAR Saat Temukan Ekor Pesawat AirAsia

Penyelam gabungan dari TNI Angkatan Laut menemukan ekor pesawat AirAsia Qz8501 di perairan Utara Laut Jawa sekitar Selat Karimata. Penemuan itu pertama kali diketahui 2 penyelam yang masuk dalam Tim Pelopor.

kecelakaan Pesawat AirAsia QZ8501
kecelakaan Pesawat AirAsia QZ8501

Penyelam SAR Saat Temukan Ekor Pesawat AirAsia

2 Penyelam tim pelopor tersebut adalah Serma Marinir Boflen Sirait dan Serka Marinir Oo Sudarna. Boflen mengatakan, saat ini kemampuan jarak pandang di titik penemuan ekor AirAsia sekitar 2-3 meter.

“Arus cukup mendukung, visibility juga cukup memudahkan, sehingga pencarian bisa lebih maksimal,” kata Boflen setelah tiba di Kapal Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh, perairan laut Jawa, Rabu (7/1/2015).

Soal kemungkinan ada jenazah di bagian ekor, pria pria kelahiran Medan 30 Mei 1969 itu menegaskan masih belum menemukan. “Masih nihil, tapi semoga tim penyelam selanjutnya akan lebih teliti,” kata Boflen.

Sementara kedalaman lokasi puing-puing ekor Airasia itu berada, seperti yang ditunjukkan oleh Boflen, berbeda penilaian masa lalu. Sebenarnya lebih dalam beberapa meter dari sebelumnya. “Kenyataannya tidak seperti perkiraan sebelumnya, tapi di kedalaman sampai 35 meter dengan arus 2-3 knot.”

Baca Juga:  Lokasi Kotak Hitam Pesawat AirAsia QZ8501 Ditemukan

hari Kesebelas evakuasi, tim SAR gabungan kembali mengevakuasi 1 jenazah sehingga jumlah 40 enazah telah ditemukan. Tim SAR Selain itu menemukan ekor pesawat Qz8501 di perairan Utara Laut Jawa sekitar Selat Karimata. Setelah penemuan ini, tim penyelam langsung dipersiapkan untuk menyusuri lokasi.

Pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura hilang kontak dari Air Traffic Controller (ATC) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu, Desember 28, 2014 sekitar 06.17 Pesawat dengan nomor penerbangan Qz8501 yang tinggal landas dari Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur pada pk. 17.05 EDT, dan harus mendarat di Changi Airport, Singapura 08.30 dekat waktu.

Pesawat Airbus A320-200 dengan registrasi PK-AXC ini dipandu Kapten Iriyanto dan Co-pilot Remi Emmanuel Plesel, dan empat awak kabin, yakni Wanti Setiawati, Khairunisa Haidar Fauzi, Oscar Desano, Wismoyo Ari Prambudi, dan 1 teknisi Saiful Rakhmad.

Baca Juga:  PBB dan NJOP Untuk Perumahan Dihapus

Pesawat AirAsia QZ8501 berpenumpang 155 orang, yang terdiri dari 138 dewasa , 16 adalah anak-anak, dan 1 bayi. Penumpang didominasi warga negara Indonesia, 1 WN Singapura, 1 WN Inggris, 1 WN Malaysia, dan 3 WN Korea Selatan.

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Menyukai situs ini? Silakan share :)