Jero Wacik Jadi Tahanan KPK

Mantan Menteri energi dan sumber daya Mineral (ESDM), Jero Wacik resmi menjadi tahanan Pemberantasan Korupsi Komisi (KPK). Ia ditangkap setelah menjalani pemeriksaan sekitar sembilan jam sejak hadir pukul 11.00 WIB, Selasa (5/5/2015).

Jero Wacik Resmi Jadi Tahanan KPK

jero wacik diperiksa kpk
jero wacik diperiksa kpk

Jero keluar di 19,50 WIB ini mengaku menolak menandatangani berita acara penahanan yang disodorkan oleh penyidik KPK. Menurut dia, dia selalu kooperatif, sehingga tidak perlu untuk penahanan.

“Saya tak mau menandatangani berita acara penahanan karena saya sudah mengajukan permohonan untuk tidak ditahan,” kata Jero di KPK, Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Ia sudah mengenakan rompi oranye mengatakan ia sudah tak mampu melakukan hal lain dan berharap proses hukum yang menjeratnya dalam dugaan pemerasan di Kementerian ESDM selama periode 2011-2013 ditegakkan dengan adil.

Baca Juga:  Operasi Pokok Pencarian Korban Pesawat AirAsia Akan Dihentikan

“Saya tidak bisa apa-apa. Saya mohon keadilan harus ditegakkan. Harus tegak dan adil,”katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha menyebutkan bahwa Jero Wacik akan ditahan selama 20 hari di rumah tahanan Cipinang (Rutan) kedepan.
“Ditahan di Rumah Tahanan Cipinang untuk 20 hari pertama. Penahanan untuk kepentingan penyidikan,”jelask Priharsa.

Sebelumnya, Jero Wacik dua kali mangkir panggilan penyelidik untuk meninjau sebagai tersangka kasus korupsi saat bertugas sebagai Menteri Kebudayaan dan pariwisata periode 2008-2011. Ia juga mangkir dari panggilan KPK terkait dugaan pemerasan sewaktu menjabat Menterian ESDM di 2011-2013.

Diketahui, pada Rabu 3 September 2014, KPK menetapkan Jero Wacik sebagai tersangka dugaan pemerasan dan penyalahgunaan wewenang. Dia diduga mendapat Rp9, 9 miliar. Uang yang dikumpulkan dari menjabat Menteri ESDM dalam kurun waktu 2011-2012.

Baca Juga:  Ekor Pesawat AirAsia QZ8501 Ditemukan

Dalam perkembangannya, KPK kembali menetapkan Jero Wacik sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi di Kementerian kebudayaan dan pariwisata. Jero sebagai Menteri yang diduga memperkaya dirinya sendiri atau orang lain atau penyalahgunaan wewenang berkaitan anggaran di Kemenbudpar sehingga diduga merugikan negara sampai sekitar Rp7 milyar.

Please follow and like us:

Menyukai situs ini? Silakan share :)